Jumat, 18 Agustus 2017

Mencintai dalam Diam

Sayang...
Tahukah kalimat apa yang ingin selalu kuucapkan saat bertemu denganmu bahkan ketika kita tidak saling bertatap muka?

"Aku cinta kamu"

Kalimat itulah yang ada dalam benakku. Memang benar, aku mencintaimu begitu dalam. Aku meyakini bahwa cinta ini tumbuh karena dirimu begitu dekat denganNya, sang Pemilik Cinta.

Sayang...
Aku kagum padamu yang punya tekad menjadi 'alim dalam beragama.

Tapi, sayang...
Aku takut jatuh hati padamu lebih dini. Aku takut cintaku ini semata cinta nafsu. Aku tidak mau terjerumus dalam buaian cinta yang di hembuskan oleh bisikan setan si musuh nyata kita.

Lebih baik kini, aku memilih cinta dalam diam walaupun itu bukan jalan yang terbaik.

Sayang...
Aku memilih untuk diam, dan lagi diam. Aku memilih untuk tidak mengungkapkan cintaku padamu yang belum tentu jodohku. Hanya lewat doa kukirimkan pesan cinta dan harapanku, kelak semoga kita bisa berjodoh.

Bersabarlah sayang...
Mencintai dalam diam memang sedikit sakit, tapi itu lebih baik daripada kau ungkapkan cinta pada cinta yang salah.

Biarlah doa menjadi alat peredam gemuruh cinta dalam hati kita.

~ Jum'at malam nan indah, sementara hati masih sendu dalam kisah cinta yang belum berujung indah ~

Tidak ada komentar: