Mengapa tidak ada koloid gas dalam gas ?
Ciri-ciri koloid adalah bersifat homogen namun terlihat heterogen, tidak dapat disaring kecuali menggunakan saringan ultra. Ketika gas dicampurkan dengan gas akan menghasilkan campuran yang bersifat homoge. Campura gas dengan gas tersebut tidak dapat disaring. Ciri-ciri campuran tersebut tidak memenuhi ciri-ciri koloid. Ciri-ciri ini menunjukkan bahwa campuran gas dengan gas merupakan larutan yang disebut larutan gas. Sehingga koloid gas dalam gas tidak ada.
Sabtu, 01 Maret 2014
Penggunaan Koloid
Bahan kosmetik ada dalam bentuk padatan, tetapi lebih baik dipakai dalam bentuk cairan. Mengapa demikian ?
Karena ketika bahan kosmetik berbentuk cairan, ia dapat mudah memasuki pori-pori kulit tubuh kita. Sedangkan jika bahan kosmetik tersebut berbentuk padat, ia akan menutupi pori-pori kulit tubuh sehingga kulit tidak mampu mengeluarkan cairan sisa yang tidak diperlukan tubuh. Akibat tidak bisa keluarnya cairan tubuh tersebut, cairan tersebut akan mengendap dalam tubuh dan akan menimbulkan bibit penyakit. Singkatnya, bahan kosmetik berbentuk padat dapat berisiko menimbulkan penyakit baru bagi kulit kita.
Sistem Dispersi
Koloid tidak mengalami pengendapan. Mengapa demikian ?
Karena pada koloid terdiri dari partikel-partikel yang sejenis sehingga gaya antar partikelnya berupa tolak menolak sehingga partikelnya saling berpencar, akibatnya ketika dilakukan penyaringan tidak terbentuk endapan karena gaya gravitasi tidak bekerja akibat gaya tolak menolak tersebut dan karena adanya gerak brown yang terus menerus terjadi.
Karena pada koloid terdiri dari partikel-partikel yang sejenis sehingga gaya antar partikelnya berupa tolak menolak sehingga partikelnya saling berpencar, akibatnya ketika dilakukan penyaringan tidak terbentuk endapan karena gaya gravitasi tidak bekerja akibat gaya tolak menolak tersebut dan karena adanya gerak brown yang terus menerus terjadi.
Penggolongan Koloid
Mengapa koloid hidrofil memiliki gaya tarik-menarik lebih kuat dibandingkan dengan koloid hidrofob ?
Karena koloid hidrofil (yang suka air) mengandung molekul yg lebih besar. Molekul tersebut tarik memarik dengan air dengan gaya london dan ikatan hidrogen. Karena adanya ikatan hidrogen inilah gaya tarik menarik pada koloid hidrofil lebih kuat dibanding koloid hidrofob (yg tidak suka air) pada koloid hidrofob molekulnya cenderung berpisah akibatnya tidak stabil sehingga gaya tarik menariknya juga lemah.
Karena koloid hidrofil (yang suka air) mengandung molekul yg lebih besar. Molekul tersebut tarik memarik dengan air dengan gaya london dan ikatan hidrogen. Karena adanya ikatan hidrogen inilah gaya tarik menarik pada koloid hidrofil lebih kuat dibanding koloid hidrofob (yg tidak suka air) pada koloid hidrofob molekulnya cenderung berpisah akibatnya tidak stabil sehingga gaya tarik menariknya juga lemah.
Pembuatan Koloid
Pembuatan koloid dengan cara kondensasi membuat partikel larutan sejati bergabung menjadi partikel koloid sedangkan dengan cara dispersi dipecah menjadi partikel koloid. Mengapa demikian?
Pada pembuatan koloid kondensasi prinsip pembuatan koloidnya adalah pembentukan dalam artian partikel partikel kecil larutan di reaksikan dengan reaksi kimia membentuk partikel koloid. Sedangkan cara dispersi prinsip kerjanya adalah proses penguraian artinya partikel besar dipecah menjadi partikel kecil yang seukuran dengan partikel koloid.
Pada pembuatan koloid kondensasi prinsip pembuatan koloidnya adalah pembentukan dalam artian partikel partikel kecil larutan di reaksikan dengan reaksi kimia membentuk partikel koloid. Sedangkan cara dispersi prinsip kerjanya adalah proses penguraian artinya partikel besar dipecah menjadi partikel kecil yang seukuran dengan partikel koloid.
Langganan:
Postingan (Atom)