Tugas Kelompok 7
1.
Ahmad Irfan NIM
06101181320001
2.
Citra Angraini NIM
06101281320009
3.
Eka Ranti Bendari NIM
06101181320023
4.
Maretha Dwi Aryani NIM
06101181320032
5.
Nurul Hidayah NIM
06101281320017
6.
Ria Astuti NIM
06101181320011
7.
Wildan Tikto Rewaldi NIM
06101181320014
1.
Apakah semua unsur kimia merupakan unsur radioaktif?
Jelaskan.
Jawaban.
Tidak
semua unsur kimia merupakan unsur radioaktif. Karena hanya unsur yang memiliki
nomor atom lebih besar dari 83 merupakan unsur radioaktif
2.
Kapan suatu unsur radioaktif dinyatakan telah mencapai
kestabilan inti? Jelaskan dengan contoh.
Jawaban.
Suatu
unsur dapat dinyatakan telah mencapai kestabilan inti adalah ketika unsur
tersebut mengalami kesesuaian perbandingan neutron terhadap proton pada pita
kestabilan. Inti atom yang tidak stabil tersebut akan memancarkan energi
(disebut radiasi) untuk mencapai keadaan yang lebih stabil.
Nuklida atau inti yang tidak stabil
itu sendiri terdiri dari dua kelompok yaitu sebagai berikut:
a. Unsur-unsur inti ringan yaitu unsur
yang mempunyai nomor atom kurang dari 20 (Z < 20).
b. Unsur-unsur inti berat yaitu unsur
yang mempunyai nomor atom lebih besar dari 83 (Z > 83).
Letak unsur-unsur ini pada pita
kestabilan berada di atas maupun di bawah pita kestabilan.
Daerah di
sekitar pita kestabilan, di mana terdapat inti-inti yang tidak stabil dapat
dibagi dalam tiga daerah, yaitu seperti berikut:
a.
Inti ringan di atas pita kestabilan
Inti yang berada di daerah ini
adalah inti yang memiliki Z < 83, atau daerah surplus neutron. Di daerah ini
inti-inti mempunyai N/Z (perbandingan neutron dengan proton) besar. Untuk
mencapai kestabilan inti, maka inti atom tersebut akan melakukan hal seperti
berikut.
1) Memancarkan
neutron (
)
Inti atom memancarkan neutron berarti terjadi
pengurangan nomor massa tetapi nomor atom tetap.
Contoh :
à
+ 
2) Memancarkan
partikel elektron (
)
Jika inti atom memancarkan elektron maka akan terjadi
penambahan proton atau pengurangan neutron. Dalam hal ini, partikel neutron
berubah menjadi proton disertai pemancaran elektron.
Contoh :
b. Inti ringan di bawah pita kestabilan
Inti di daerah ini, Z < 83 dan
N/Z (perbandingan neutron dan proton) kecil atau surplus proton. Untuk mencapai
kestabilan inti, maka inti atom tersebut akan melakukan hal seperti berikut:
1) Memancarkan
positron (
)
Oleh karena memancarkan positron maka akan terjadi
pengurangan nomor atom sedangkan nomor massanya tetap. Proton berubah menjadi
neutron dan memancarkan positron.
Contoh :
2)
Penangkapan elektron (
) pada kulit K
Dalam hal ini terjadi penangkapan elektron pada kulit
yang terdekat dengan inti yaitu kulit K.
Contoh :
c. Daerah di atas pita kestabilan/Nuklida
Berat (Z > 83)
Inti di daerah ini surplus neutron
dan proton. Untuk mencapai kestabilan, inti memancarkan partikel alfa atau
helium. Oleh karena itu, nomor atom akan berkurang dua sedangkan nomor massa
berkurang empat.
Contoh :

Tidak ada komentar:
Posting Komentar